28 November 2021
Cara Mengobati Asam Lambung Naik yang Tepat

Cara Mengobati Asam Lambung Naik yang Tepat

Asam lambung naik merupakan kondisi naiknya asam lambung hingga ke kerongkongan. Sehingga hal tersebut dapat membuat asam menjadi naik dan menyebabkan beberapa gejala yang dapat dialami. Seperti dapat membuat mual dan muntah, mulut yang terasa pahit, hingga dapat mengalami nyeri di bagian dada yang disebut sebagai heartburn. Hal tersebut disebabkan karena gagalnya katup bekerja seperti seharusnya, sehingga membuat makanan yang masuk ke perut justru bisa kembali ke kerongkongan. Kondisi tersebut sebaiknya mendapatkan perhatian khusus dengan langkah pengobatan yang tepat. Seperti beberapa cara pengobatan yang dapat dilakukan adalah:

Menggunakan obat-obatan yang mudah ditemukan

Tips pertama untuk mengobati naiknya asam lambung yang dialami adalah dengan menggunakan obat yang dijual secara bebas. Obat tersebut dapat dipilih sesuai dengan gejala yang dipunyai. Seperti misalnya bisa membeli obat pencernaan yang bisa didapatkan dengan bebas untuk yang mengalami mulas dan gangguan pencernaan. Obat yang dijual bebas tersebut mempunyai manfaat untuk meredakan asam isi lambung. Jenis obat yang dapat dipilih adalah antasida yang mempunyai manfaat untuk meredakan asam lambung. Kelebihan obat tersebut juga dapat bekerja dan memberikan hasil dengan cepat. Kandungan obat antasida seperti kalsium karbonat, natrium bikarbonat, dan magnesium tersebut bisa menghambat penyerapan nutrisi yang membuat defisiensi.

Obat alginat

Pilihan selanjutnya untuk mengobati kondisi naiknya asam lambung adalah dengan menggunakan obat alginat. Jenis obat alginat atau gaviscon ini mempunyai cara kerja yang berbeda dengan jenis sebelumnya. Hal tersebut karena obat ini juga mempunyai kandungan komposisi yang berbeda, sehingga mempunyai manfaat yang juga berbeda. Dimana untuk obat ini mempunyai manfaat untuk dapat menciptakan penghalang mekanis asam lambung, sehingga akan membentuk gel berbusa di bagian atas ruang lambung. Anda bisa aman mengkonsumsi obat ini yang akan membuat refluks yang tidak berbahaya dan merusak lambung.

Mengubah gaya hidup

Penyakit dapat timbul karena gaya hidup yang dipunyai. Biasanya hal tersebut yang akan membuat seseorang terkena sebuah penyakit atau kondisi tertentu. Untuk gaya hidup yang tidak sehat tersebut masih bisa diubah sehingga bisa mencegah penyakit menjadi berbahaya atau juga bahkan bisa menyembuhkannya. Termasuk untuk beberapa gaya hidup yang dapat diubah agar tidak membuat Anda mengalami dan membuat parah kondisi asam lambung yang mudah naik.

 

Adapun beberapa cara yang dapat dilakukan untuk meredakan asam lambung yang naik dengan mengubah pola hidup adalah:

  • Pertama adalah dengan memperbaiki postur tubuh. Walaupun terlihat sepele hal ini dapat bermanfaat untuk kesehatan, termasuk juga untuk meredakan asam lambung yang naik. Ubah posisi tubuh menjadi lebih tegak yang bermanfaat mencegah naiknya asam lambung.
  • Menghindari menggunakan pakaian yang ketat dan pilih jenis pakaian longgar.
  • Menurunkan berat badan sehingga mempunyai berat badan ideal.
  • Menghindari tekanan pada perut yang berlebihan.
  • Menghentikan kebiasaan yang tidak sehat seperti merokok dan mengkonsumsi alkohol.

 

Menggunakan pengobatan alternatif

Pengobatan terakhir yang dapat menjadi upaya untuk atasi dan obati asam lambung naik adalah menggunakan pengobatan alternatif. Anda bisa memilih beberapa pengobatan yang disediakan di luar jalur medis. Akan tetapi juga penting untuk memantau perkembangannya dengan perawatan dokter untuk mendapatkan hasil yang lebih maksimal. Pengobatan alternatif pertama yang bisa dipilih adalah pengobatan herbal menggunakan chamomile yang dapat meredakan asam lambung yang naik. Selain itu juga bisa menggunakan terapi relaksasi yang dapat mencegah kecemasan dan mengontrol stress lebih baik.

 

Referensi:

Halodoc. Diakses pada 2021. Waspada, Ini Tanda Sakit Maag yang Sudah Parah

Promag.ID.Diakses pada 2021. Tanda dan Gejala Sakit Maag Kronis

Torrance Memorial Physician Network. Diakses pada 2020. Ulcer and Gastritis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *